RSS

TABLIGH AKBAR BERSAMA USTADZ ABDUL HAKIM BIN AMIR ABDAT (21 SEP 2014)

Aqidah Salaf

HADIRILAH..!
TABLIGH AKBAR

Dengan pemateri : USTADZ ABDUL HAKIM BIN AMIR ABDAT
Materi bedah buku : AQIDAH SALAF AHLU SUNNAH WAL JAMA’AH

Ahad, 21 September 2014
Masjid Riyadhus Shalihin
Perumahan Mutiara Insani RT.006 RW.008
Jl.Kelapa Dua Kel.Pedurenan Kec.Mustika Jaya, Bekasi
Pukul: 09.00 s.d selesai
CP.Ikhwan : 087888317513 / 089619458655
Cp. Akhwat : 081283991364 / 087888317520

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 8, 2014 in ZZ..INFO KAJIAN..ZZ

 

FATWA YANG BESEBERANGAN TENTANG SALAFY

Beseberangan

FATWA MUI JAKARTA UTARA : klik disini fatwa-mui Jkt Ut

FATWA MPU ACEH : klik disini Fatwa MPU Aceh Nomor 9 Tahun 2014

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 20, 2014 in LAINNYA

 

DAUROH MANHAJ & AQIDAH BERSAMA USTADZ ABDUL HAKIM BIN AMIR ABDAT (6-7 SEP 2014)

bandung

DAUROH MANHAJ & AQIDAH\

Bersama : USTADZ ABDUL HAKIM BIN AMIR ABDAT
Sabtu-Ahad, 6-7 September 2014
Tempat : HOTEL DELA OMA Lembang

Informasi & Pendaftaran : 08159420481

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 20, 2014 in ZZ..INFO KAJIAN..ZZ

 

DAUROH BERSAMA USTADZ YAZID BIN ABDUL QADIR JAWAS (3 – 6 DZULKAIDAH 1435 / 29 AGT – 1 SEP 2014)

daurahustyazid

Dauroh bersama Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas
3 s/d 6 Dzulkaidah 1435H (29 Agt s/d 1 Sept 2014M)

DAFTAR DISINI : http://ustazyazidkltour.eventbrite.com

CP:
Abu Asma’ – 017 369 3306
Abu Miqdad – 016 233 2477
Abu Irfan – 018 399 2971
Email: ustazyazidkltour@gmail.com

Tautan:
Waze: http://waze.to/hw2861m3su (Masjid Al Qurtubi, Taman Seri Segambut, Kuala Lumpur)
Pendaftaran: http://ustazyazidkltour.eventbrite.com
Facebook: https://www.facebook.com/events/810738878966345

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 15, 2014 in ZZ..INFO KAJIAN..ZZ

 

Wahai Salafi, Inginkah Engkau Masuk Kubangan Politik ???!!!

Oleh : Ustadz Abdurahman Thayyib Lc

Pada hari-hari seperti ini kita mendapati pembahasan seputar pemilu 2014 sebagai pembahasan terhangat diberbagai media massa dan media elektronik. Berbagai elemen masyarakat banyak disibukkan dengannya, mulai dari pakar politik hingga orang awam. Pembahasan tersebut seolah menjadi menu dan bahan obrolan yang sangat amat mengasyikkan hingga menyita banyak waktu, tenaga, pikiran bahkan harta mereka. Tapi ini tidak asing bagi mereka dan di dalam dunia mereka.

Namun yang sangat disayangkan, penyakit di atas menular pula ke dalam diri orang-orang yang mengatasnamakan dirinya sebagai pengikut Dakwah Salafiyah yang murni dari kotoran politik ini atau mungkin ada juga yang sebagai penyusup ke dalamnya tanpa disadari. Kita lihat sebagian mereka berdebat kusir tentangnya di majlis-majlis obrolan, FB,WA dan internet. Sebagian lagi bahkan melakukan apa yang diistilahkan dengan kampanye hitam untuk mendukung salah satu capres dan menjatuhkan yang lainnya[1]. Setiap hari menyeru umat untuk masuk kandang politik. Sebagian lagi bahkan menulis “Mungkinkah seorang salafi masuk dalam parlemen ? Jawabnya mungkin”. Bahkan dia juga mengatakan “Mungkinkah Salafiy membentuk partai?”Jawab saya : “Mungkin”. Na’udzu billahi min dzalik. Sebagian lagi meramal dengan ramalan yang batil yang muncul dari pemikiran yang kerdil dan picik “Jika….jadi presiden bisa jadi salafi akan dilarang sebagaimana Ikhwanul Muslimin[2] dilarang di Mesir”.

Apakah ini yang diinginkan oleh para ulama yang berpendapat bolehnya ikut pemilu karena untuk memilih yang lebih ringan madharatnya???!!! Apakah ini yang juga difatwakan dan dipratekkan oleh para ulama tersebut???!!! Ataukah ini telah keluar batas dari fatwa mereka ???!!! Ataukah mereka sudah menganggap diri sebagai ulama yang siap berijtihad setiap saat???!!![3] Apakah karena gelar atau popularitas yang tinggi hingga mereka lupa diri???!!! Laa haula wa laa quwwata illa billahi.

Inilah fenomena yang amat memprihatinkan sekarang ini dalam Dakwah Salafiyah di negeri ini. Hari-hari yang dulu sejuk dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah serta atsar salafushshaleh berganti dengan isu-isu politik yang panas, kotor dan keji[4]. Pembahasan tauhid Asma’ Wa shifat terkalahkan dengan permainan nama-nama capres.
Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juni 12, 2014 in DEMOKRASI

 

Nasehat Asatidz Lombok Terkait Situasi Politik dan Pilpres 2014 di Indonesia

Prolog

Perhelatan politik dan pilpres di Indonesia tercinta tahun ini, benar-benar telah menyita fokus dan perhatian kaum muslimin dari berbagai elemen dan lapisan masyarakat. Padahal yang demikian ini, tidak terjadi pada Pemilu-Pemilu sebelumnya.

Tidak bisa dipungkiri, bahwa dialog dan perdebatan dalam masalah Politik dan Pemilu ini, ditambah lagi dengan isu-isu dan berita-berita media yang sarat akan kepentingan kubu politik tertentu, menjadikan topik Pemilu sangat rentan menimbulkan pertikaian dan perpecahan di tubuh kaum muslimin Indonesia.

Sementara perpecahan—di satu sisi—, serta tercerai-berainya persatuan Islam dan kaum muslimin, tidak diragukan lagi merupakan musibah yang sangat besar. Lebih besar lagi, manakala perpecahan itu menimpa ahlussunnah. Dampaknya, dakwah akan melemah, jika tidak dikatakan mandeg. Akibatnya, pembenahan dan pembangunan ummat akan melambat, jika tidak dikatakan jalan ditempat, atau bahkan mundur sampai ke titik nadir.
Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juni 12, 2014 in DEMOKRASI

 

Tidak Ada Paradigma Takfiri yang Melandasi Sikap Golput Sebagian Salafy

Oleh: al-Ustadz Fakhruddin Abdurrahman, Lc.

Tulisan ini kami toreh untuk meluruskan kesalahan pemahaman Ust Yusuf Baisa hafizhahullahu wa hadaanallaahu wa-iyyaah yang dimuat dalam gemaislam.com.

Kenapa sebagian Salafiyyin menolak untuk terlibat dalam pilpres?

Kira-kira inilah pertanyaan yang hendak dijawab dalam tulisan beliau yang tidak lebih dari sepuluh paragraf tersebut. Namun sangat disayangkan beliau membawakan alasan yang tidak pernah terlintas dalam benak salafiyyin.

Beliau menggambarkan seolah-olah para salafiyyin yang memilih golput adalah orang-rang yang termakan paradigma takfiri. Diantara paradigma yang beliau tulis: “setiap angota pemerintaha yang tidak menerapkan syari’at islam maka dia kafir”, “menolak produk politik apapun yang dilahairkan oleh pemerintah”

Kami sepakat paradigma seperti ini adalah adalah paradigma takfiri, bahkan inilah prinsip dasar yang ada dalam setiap hati takfiri di dunia. Oleh karena itu kami yakin tidak ada seorang salafiyyin pun yang punya paradigma seperti ini ! Kami ragu apakah beliau punya bukti bahwa sebagian salafiyyin yang golput punya paradigma seperti ini ? atau paradigma seperti ini adalah ungkapan pemahaman dan pemikiran beliau sendiri ?
Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juni 12, 2014 in DEMOKRASI

 
 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 133 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: