Hizbut Tahrir kelompok Teroris Pemikiran (Al Irhabul Fikri)
Syaikh Zaid bin Muhammad bin Hadi Al Madkhaly menggolongkan Hizbut Tahrir dalam kelompok Teroris Pemikiran (Al Irhabul Fikri) dan ini jauh lebih berbahaya bagi umat dan generasi mudanya daripada teror fisik. Tidaklah teror fisik terjadi kecuali rusak jiwanya terlebih dahulu.
Dengan mengikuti perkembangan di masa kini, bahwa para peneror pemikiran itu terdiri dari berbagai kelompok dan individu. Mereka mengarahkan pemikirannya kepada para pemuda muslim dan orang yang berada pada tingkat keilmuan tertentu, baik dari bangsa Arab atau selain Arab untuk menyakinkan mereka agar bersedia bergabung dalam gerakannya, baik secara fisik atau dukungan pemikiran, dengan propaganda, bahwa mereka adalah para pembela Islam dengan gerakan organisasi mereka dan pena-pena zhalim mereka. Mereka adalah para da’i yang bersungguh-sungguh dalam menegakkan khilafah yang lurus yang akan didapati melalui tangan mereka.
Akibat dari keseriusan mereka dalam menyebarkan pemikirannya sehingga meluas dan melebar ke seluruh penghujung bumi ini, muncullah sikap bodoh (tidak mau peduli) dengan nash (Al Kitab dan As Sunnah) bahkan mereka menjadi bodoh karena sikapnya yang mengikuti hawa nafsu dan menjauhi jalan keselamatan serta petunjuk. Hal ini merupakan balasan dari Allah sebagai Dzat yang Maha Tinggi yang telah menciptakan dan menyempurnakan ciptaan-Nya serta menentukan kadar masing-masing dan memberi petunjuk.








