RSS

Arsip Kategori: HIZBU TAHRIR (HT)

Menyibak Hakikat Hizbut Tahrir

Ustadz Arif Fathul Ulum bin Ahmad Saifullah

TAQDIM

Dakwah Ilallah adalah jalan semua rasul dan para pengikut mereka, untuk mengeluarkan mereka dari kegelapan-kegelapan kepada cahaya yang terang benderang, dari kekufuran kepada keimanan, dari kesyirikan kepada tauhid, dan dari neraka ke surga.

Dakwah para rasul inilah yang wajib diikuti oleh setiap juru dakwah, agar dakwah mereka membuahkan hasil yang baik, barang siapa berdakwah tanpa memakai asas-asas dakwah para rasul maka dakwah itu tidak bernilai sama sekali di sisi Allah dan menjadikan daya upaya yang dicurahkan padanya sia-sia.

Di antara jama’ah-jama’ah dakwah yang menyelisihi manhaj para rasul adalah Hizbut Tahrir yang mengonsentrasikan dakwahnya untuk merebut kekuasaan dan mendirikan Khilafah Islamiyyah (negara Islam) dan mengabaikan sisi-sisi penting dari syari’at Islam seperti aqidah, akhlak, dan yang lainnya.

Mengingat begitu gencarnya dakwah mereka pada hari ini dan di sisi lain banyak dari kaum muslimin yang belum mengetahui hakikat dakwah mereka maka insya Allah di dalam bahasan kali ini akan kami paparkan studi kritis terhadap manhaj kelompok ini dengan menukil dari tulisan-tulisan mereka sendiri dan penjelasan-penjelasan para ulama tentang hakikat mereka.

SEJARAH PENDIRIAN HIZBUT TAHRIR

Kelompok ini didirikan oleh Taqiyddin bin Ibrahim an-Nabhani. Dia dilahirkan tahun 1909 M di Desa Ijzam yang terletak di sebelah selatan Kota Jifa, Yordania. Dia banyak terpengaruh oleh kakeknya, Yusuf Isma’il an-Nabhani yang dikenal dengan pemikiran sufinya dan permusuhannya kepada Salafush Shalih sebagaimana di dalam banyak tulisan-tulisannya seperti Syawahidul Haqqi fi Istighatsah Bisayyidil Khalqi.

Pada tahun 1952 dia mengajukan permohonan resmi kepada Kementerian Dalam Negeri Yordania untuk mendapatkan izin bagi partainya yang bernama Hizbut Tahrir al-Islami, tetapi permohonannya ditolak. Sesudahnya, kelompok Hizbut Tahrir melakukan aktivitas politik secara rahasia.
Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by pada Desember 27, 2011 in HIZBU TAHRIR (HT)

 

Membantah syubhat Hizbuttahrir (HTI )

Membantah syubhat Hizbuttahrir (HTI ) http://miauideologis.multiply.com/journal/item/137/Mengoreksi_Penguasa_Harus_Dengan_GAYA_TUKUL

OLeh :Ust Badrusalam

berkata Syamsuddin Ramadlan (HTI):

Mengoreksi Penguasa Harus Dengan GAYA TUKUL…??

Tanggapan: Tukulkah yang menjadi panutanmu ??
HTI: Perlu kami nyatakan bahwa hukum asal amar makruf nahi mungkar harus dilakukan secara terang-terangan, dan tidak boleh disembunyikan. Ini adalah pendapat mu’tabar dan perilaku generasi salafus sholeh.

Tanggapan: Tetapi justru para ulama salaf menyatakan bahwa hukum asal menasehati adalah dengan rahasia. Ibnu Hibban berkata: “Nasehat wajib kepada manusia seluruhnya.. akan tetapi wajib dengan secara rahasia, karena orang yang menasehati saudaranya secara terang-terangan maka ia telah mencelanya, dan siapa yang menasehatinya secara rahasia, maka ia telah menghiasinya..” (Raudlatul ‘Uqala hal 196).

Imam Asy Syafi’I berkata: “Nasehatilah aku ketika sendirian, dan jauhi nasehat di depan jama’ah. Karena nasehat ditengah manusia adalah salah satu macam mencaci maki yang aku tidak suka mendengarnya.. (Mawa’idz imam Asy Syafi’I 1/23).

HTI: Namun, sebagian orang bodoh berpendapat bahwa menasehati seorang penguasa haruslah dengan cara sembunyi-sembunyi (empat mata).

Tanggapan: Sebagian orang bodoh ?? betulkah mereka orang bodoh?? Ya.. menuduh memang mudah.. namun Allah yang maha tahu siapa yang sebenarnya bodoh..

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by pada Juni 19, 2010 in HIZBU TAHRIR (HT)

 

KECEROBOHAN HIZBUT TAHRIR

CONTOH-CONTOH HADITS AHAD DALAM SHAHIH BUKHARI
SEBAGAI HUJJAH ATAS AMAL, AQIDAH DAN AKHLAK

Tanya Jawab bersama
Al-Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat حفظه الله   


MUKADDIMAH

Pembahasan mengenai hadits ahad dan hubungannya dangan aqidah, atau hukum dan aqidah, itu tidak pernah dibicarakan oleh generasi pertama, kedua maupun ketiga. Khususnya para sahabat tidak pemah memilah atau membagi-bagi hadits, seperti pembagian yang dilakukan oleh sebagian ahli bid’ah bahwa hadits ahad hanya terbatas untuk hukum, sedangkan hadits mutawatir dapat dipakai untuk aqidah. Pembagian seperti ini tidak pernah dikenal, kecuali oleh ahli bid’ah, seperti Mu’tazilah. Dan fikrah ini terus berkembang sampai pada awal abad kedua puluh, hingga timbul Mu’tazilah gaya baru, atau yang kita kenal dangan Hizbut Tahrir.   

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by pada Juni 6, 2009 in HIZBU TAHRIR (HT)

 

SEPUTAR HIZBUT TAHRIR

htiTANYA JAWAB SEPUTAR HIZBUT TAHRIR

Oleh Syaikh Salim bin Ied al-Hilaly

Alih Bahasa & catatan kaki : Abu salma bin at-Tirnaatiy as-Salafiy

 

Berkenaan dengan Hizbut Tahrir yang merupakan partai yang didirikan oleh Taqiyyudin an-Nabhany[1], kami memiliki sejumlah pandangan terhadap partai ini, sebagai berikut:

 

1. Bahwa mereka tidak menerima ‘khobarul ahad’[2] dalam permasalahan aqidah[3], hal inilah yang menyebabkan mereka keluar dari Ahlus Sunnah pada perkara aqidah[4]. Karena menerima hadits adalah suatu prinsip penting, sedangkan mereka  tidak menerima perkataan Rasulullah dalam perkara aqidah. Mereka tidak mengimani, sebagai contohnya, adanya siksa kubur, mereka tidak mengimani munculnya Dajjal, turunnya Isa al-Masih, dan banyak lagi yang tak mereka imani yang tersebut dalam hadits.[5] Hal ini tentunya adalah suatu hal yang bathil, karena hadits ahad yang shohih, yang diriwayatkan oleh perawi yang terpercaya, jujur, bersambung sanadnya mulai dari awal sampai akhir, tidak menyelisihi sesuatu yang lebih terpercaya (tsiqoh) dan tidak mengandung ‘illat (kelemahan yang tersembunyi), maka hadits yang memenuhi kelima syarat ini adalah (khobar) yang membuahkan ilmu (yakin), sedangkan  mereka menyatakan hadits ini hanya membuahkan dhon (dugaan/asumsi) belaka. Bantahan terhadap mereka dalam masalah ini secara terperinci, bisa ditemukan pada bukuku yang berjudul, al-Adillah wa asy-Syawaahid fi wujuubi al-akhdzi bi khobar al-wahid fi al-ahkam wa al-aqo^id. Dalam buku ini aku menyebutkan bukti-bukti pendapat mereka dari kitab mereka yang berjudul ad-Dusiyah dan kubantah secara mendetail. Barang siapa yang menghendaki pembahasan mendalam tentang hal ini, silakan merujuk ke kitabku tersebut. Semoga Allah menjadikannya bermanfaat bagi kaum muslimin.

  Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by pada April 14, 2009 in HIZBU TAHRIR (HT)

 

Hizbut Tahrir kelompok Teroris Pemikiran (Al Irhabul Fikri)

hti2Hizbut Tahrir kelompok Teroris Pemikiran (Al Irhabul Fikri)

 

Syaikh Zaid bin Muhammad bin Hadi Al Madkhaly menggolongkan Hizbut Tahrir dalam kelompok Teroris Pemikiran (Al Irhabul Fikri) dan ini jauh lebih berbahaya bagi umat dan generasi mudanya daripada teror fisik. Tidaklah teror fisik terjadi kecuali rusak jiwanya terlebih dahulu.

 

Dengan mengikuti perkembangan di masa kini, bahwa para peneror pemikiran itu terdiri dari berbagai kelompok dan individu. Mereka mengarahkan pemikirannya kepada para pemuda muslim dan orang yang berada pada tingkat  keilmuan tertentu, baik dari bangsa Arab atau selain Arab untuk menyakinkan mereka agar bersedia bergabung dalam gerakannya, baik secara fisik atau dukungan pemikiran, dengan propaganda, bahwa mereka adalah para pembela Islam dengan gerakan organisasi mereka dan pena-pena zhalim mereka. Mereka adalah para da’i yang bersungguh-sungguh dalam menegakkan khilafah yang lurus yang akan didapati melalui tangan mereka.

 

Akibat dari keseriusan mereka dalam menyebarkan pemikirannya sehingga meluas dan melebar ke seluruh penghujung bumi ini, muncullah sikap bodoh (tidak mau peduli) dengan nash (Al Kitab dan As Sunnah) bahkan mereka menjadi bodoh  karena sikapnya yang mengikuti hawa nafsu dan menjauhi jalan keselamatan serta petunjuk. Hal ini merupakan balasan dari Allah sebagai Dzat yang Maha Tinggi yang telah menciptakan dan menyempurnakan ciptaan-Nya serta menentukan kadar masing-masing dan memberi petunjuk.

  Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by pada Maret 11, 2009 in HIZBU TAHRIR (HT)

 

Mayoritas Perkara Aqidah tetap dengan Kabar Ahad

Di antara masalah aqidah yang tetap berdasarkan hadits ahad sangat banyak sekali dan siapa yang mengingkarinya maka ia telah membuat kesesatan dalam agama.

Dan pendapat yang mengatakan bahwa hadits ahad itu tidak bisa dijadikan dasar dalam hal aqidah, itu merupakan pendapat bid’ah dan mengada-ngada yang tidak ada dasarnya dalam agama. Dan ulama Salafus Shalih tidak pernah ada yang mengatakan demikian, bahkan hal itu tidak pernah terlintas pada mereka. Andaikata kata dalil Qoth’iy yang menunjukan bahwa hadits ahad itu tidak layak untuk masalah aqidah, niscaya sudah dimengerti dan sudah dijelaskan shahabat dan ulama salaf. Kemudian pendapat bid’ah tersebut berarti menolak beratus-ratus hadits shahih dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam

Maka orang yang tidak mengambil hadits ahad dalam masalah aqidah, niscaya mereka menolak beberapa hadits ahad tentang aqidah lainnya, seperti tentang :

1. Kenabian Nabi Adam
2. Sepuluh orang sahabat yang dijamin masuk surga
3. Keutamaan kenabian Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam atas seluruh Nabi dan Rasul, itu ditetapkan melalui hadits ahad.
4. Kekhususan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam seperti masuk Surga, melihat penghuninya dan apa yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa di dalamnya, dan masukannya qarinnya dari dari bangsa jin ke agama islam
5. Beriman bahwa Allah mengharamkan atas bumi untuk memakan jasad para Nabi.
6. Beriman kepada pertanyaan Malaikat Munkar dan Nakir dalam kubur
7. Syafa’at Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang terbesar di padang Makhsyar.
8. Syafa’at Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk pelaku-pelaku dosa besar dari umatnya.
9. Beriman bahwa pelaku-pelaku dosa besar tidak kekal di dalam Neraka.
10. Beriman bahwa ruh orang-orang yang mati syahid berada di dalam bulu burung hijau yang beristirahat di Surga.
11. Banyaknya mu’jizat Nabi selain mu’jizat al-Qur’an
12. Turunnya Isa dan keluarnya Dajjal
13. Banyak tentang kriteria Surga dan Neraka dan rincian berita hari Kiamat.
14. Hadits yang mengatakan bahwa Hajar Aswad adalah dari Surga, ditetapkan melalui riwayat ahad.
15. Beriman kepada siksa kubur, penyempitan liangnya, timbangan yang memiliki dua telapak dan dua lisan, Makhsyar dan kebangkitan pada hari Kiamat yang tidak disebutkan dalam al-Quran.
16 Beriman kepada ash-shirath, haudh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , dan bahwa orang yang meminumnya sekali teguk, dia tidak akan haus setelahnya.
17. Masuknya tujuh puluh ribu dari umatnya ke Surga tanpa hisab.
18. Beriman kepada Qadha dan Qadar, baik buruknya, dan bahwa Allah menulis atas setiap manusia kebahagiannya dan kesengsaraannya, rikinya dan ajalnya.
19. Beriman kepada Qalam, Lauh dan bahwa Allah menulis segala sesuatu di dalamnya.
20. Beriman bahwa Allah mempunyai Malaikat yang berkeliling di bumi, mereka menyampaikan salam umat ini kepada Nabi mereka.
21. Hadits Nabi Musa yang mencilok mata Malaikat Maut ketika hendak mencabut nyawanya.
22. Hadits qarin (ini pendamping Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ) yang masuk Islam, serta hadits syaitan tidak bisa menyentuh Isa bin Maryam dan Ibunya.
23. Hadits Nabi Ibrahim tidak berdusta kecuali hanya tiga kali.
24. Hadits disihirnya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan hadits tentang Marajnya beliau.
25. Hadits tentang terjatuhnya lalat ke dalam gelas minuman.
26. Hadits bahwa ada orang yang mengamalkan amalan Ahli Surga (namun masuk Neraka).
27. Hadits tentang pembelaan dada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam
28. Hadits tentang Neraka dan Surga Saling beradu argumen.

dan masih banyak lagi masalah aqdah melaui kabar hadits ahad. Semoga bermanfaat.

 
Leave a comment

Posted by pada Februari 27, 2009 in HIZBU TAHRIR (HT)

 

Dialog dengan Hizbut Tahrir

Shaikh Abdul Malik (Madarikun Nadiar fis Siyasah) membawakan cerita tentang dialog antara Hizbut Tahrir dengan Syaikh Al Albani.

 

Suatu saat salah seorang anggota Hizbut Tahrir saya beri nasehat: “Wahai jamaah, kalian ingin mendirikan Negara Islam, tetapi kalian tidak mempelajari seluk beluk dan pokok-pokok syriat Islam. Kalian menulis buku-buku dengan menggunakan dalil-dalil yang sebagiannya ternyata merupakan hadits-hadits tidak shahih”.

 

Hizbut Tahrir menjawab: “Wahai saudaraku, kami justru minta tolong kepada orang-orang semacam anda”.

 

Syaikh Al Albani berkata: Jawaban semacam ini merupakan kekalahan pertama, karena ketika sebuah partai mengandalkan diri kepada pihak lain, maka hal itu berarti kekuatannya tidak sempurna”.

 

Orang Hizbut Tahrir itu menjawab: “Kalian ternyata menghabiskan waktu hanya untuk membolak-balik kitab saja”.

 

Syakh Al Albani berkata: “ Bukankah jutaan anggota partai itu memerlukan dokter-dokter medis..? Sudah tentu anda mempunyai ratusan dokter medis bahkan ribuan. Bukankah mereka ini juga memerlukan dokter rohani menurut istilah orang sekarang..? Justru dokter-dokter rohani inilah yang lebih penting dan lebih dibutuhkan. Apakah ada pada mereka dokter-dokter rohani yang jumlahnya cukup untuk sejumlah besar anggota partai ini..?”

 

Jawan pemuda: ”Tidak”.

 

Syaikh Al Albani kemudian menceritakan kembali pembicaraan dengan Hizbut Tahrir: ” Seandainya kalian ini dalam suatu hari dapat mengibarkan bendera negara Islam dengan cara-cara revolusi, sedangkan rakyat ternyata tidak siap untuk menerima berlakunya hukum-hukum Islam, mungkin kalian akan menjawab: ”Kita buat satu atau dua peraturan pemerintah misalnya, melarang adanya bioskop, melarang wanita keluar tanpa berjilbab, dan sebagainya”. Mungkin sekali sebagian dari wanita yang menolak dari ketetapan tersebut adalah istri-istri kalian sendiri. Mengapa begitu? Karena rakyat sebelumnya tidak terdidik dengan syarat Islam. Lalu siapakah yang harus mendidik rakyat ini..? Tentulah para ulamanya. Apakah sembarang ulama bisa melakukannya..? Kemudian beliau membicarakan sifat ulama ahlul Qur’an dan Hadits yang mumpuni, berwawasan luas, serta teguh dalam mengamalkannya”.

 

Selanjutnya berkata Syaikh Al Albani: ”Oleh karena itu, saya berkeyakinan bahwa jihad akbar dewasa ini adalah kewajiban jutaan anggota partai untuk sekedar melahirkan puluhan ulama Islam ditengah mereka, sehingga orang yang jutaan ini kelak mendapatkan bimbingan untuk mengenal agama mereka dan mendidik mereka dengan ajaran Islam. Adapun pengertian jihad yang dikembangkan berbagai kelompok sekarang ini tujuannya untuk merebut kekuasaan. Oleh karena itu setiap kelompok akan berusaha untuk meraihnya dan setelah diperoleh maka mereka menggunakan kekuasaannya untuk melaksanakan semua undang-undang dan ketetapan pemerintahnya baik haq maupun batil, padahal Islam tidaklah seperti itu.

 

Seandainya saudara-saudara kita ini mau memperhatikan nasehat yang berharga tersebut, niscaya Islam dan umat Islam dapat terhindar dari fitnah besar. Setiap kali dakwah Islam dikesampingkan, para pemuda Islam dengan cepat terjerumus dalam bimbingan dan pengajaran yang sesat, dan orang yang tergesa-gesa melakukan sesuatu biasanya akan memetik kegagalan”.

 

 Dipublikasikan oleh : ibnuramadan.wordpress.com

(Madarikun Nadiar fis Siyasah, Shaikh Abdul Malik)

 
Leave a comment

Posted by pada Februari 23, 2009 in HIZBU TAHRIR (HT)

 

Kesesatan Aqidah Hizbut Tahrir

Membahas Hizbut Tahrir haruslah mengetahui tentang Mu’tazilah. Hal ini penting karena firqoh ini tidak segan-segan untuk berdusta dan berlaku keji dengan menisbatkan diri bahwa manhaj yang mereka tempuh adalah manhaj jumhur ahlul ilmi sebagaimana perkataannya: “Jumhur kaum muslimin baik dari kalangan sahabat, tabi’in, tabi’ut tabi’in, serta ulama-ulama setelah mereka baik dari kalangan muhadditsin, fuqaha serta ulama ushul sepakat bahwa hadits ahad hanya menghasilkan dzan (dugaan) saja, tidak menghasilkan keyakinan”. (Syamsudin Ramadhan, Absahkah? Berdalil dengan Hadits Ahad dalam Masalah Aqidah dan Siksa Kubur, hal …., 2001).

 

Padahal kenyataannya, pernyataan para Imam justru sebaliknya. Azas yang paling menonjol dari Mu’tazilah yaitu dalam memahami dan melaksanakan Islam mereka menjadikan akal sebagai hakim/tolak ukur kebenaran. Kedua (akibat dari prinsip pertama tersebut) adalah menolak hadits ahad (menurut akal filsafat Mu’tazilah) tidak bisa memberikan faedah apa-apa kecuali dzan (dugaan) belaka. Sementara Hizbut Tahrir menyatakan bahwa: “Hadits ahad tidak bisa memberikan faedah ilmu dan yakin, hal ini telah disepakati oleh orang-orang yang berakal” (Syamsudin dalam Masalah Aqidah dan Sikqsa Kubur, hal , 2001).

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by pada Februari 21, 2009 in HIZBU TAHRIR (HT)

 

DA’I HIZBUT TAHRIR DIPERMALUKAN MUSLIMIN JEPANG

DA’I HIZBUT TAHRIR DIPERMALUKAN MUSLIMIN JEPANG

Oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani

Disebutkan bahwasanya salah satu da’I mereka (Hizbut Tahrir) pergi ke Jepang, kemudian memberikan kajian/ceramah pada mereka (penduduk Jepang) yang salah satu materinya adalah tentang jalan atau cara untuk beriman. Didalamnya (ia mengatakan) bahwasanya hadits ahad tidak bisa dipakai dalam masalah aqidah. Ketika itu hadir seorang pemuda yang berakal cerdik pandai berkata kepada di penceramah tadi: “Wahai Ustadz! Engkau datang ke negeri Jepang sebagai seorang da’I di negeri syirik, kufur seperti yang engkau katakan. Engkau datang menyeru mereka kepada agama Islam dan engkau mengatakan kepada mereka bahwa Islam mengatakan: “Sesungguhnya hadits ahad tidak bisa dipakai dalam masalah aqidah”! padahal yang engkau terangkan kepada kita sesungguhnya adalah termasuk dari perkara aqidah, (sementara engkau juga mengatakan) dalam masalah aqidah jangan memakai (khabar) dari satu orang. Sedang engkau sekarang mendakwahi kami kepada Islam dan engkau seorang diri, maka pantaskah bagimu menurut filsafatmu ini? Hendaklah engkau kembali ke negerimu kemudian engkau datangkan orang-orang muslim yang sepertimu, yang mereka berpendapat seperti pendapatmu sehingga kabarmu menjadi mutawatir”. Maka tercenganglah si penceramah tadi.

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by pada Februari 19, 2009 in HIZBU TAHRIR (HT)

 

KOREKSI TERHADAP GERAKAN DAKWAH Hizbut Tahrir (HT)

KOREKSI TERHADAP GERAKAN DAKWAH Hizbut Tahrir (HT).

Dari Soal-Jawab, Buletin Dakwah Al-Furqon Edisi 10 Th-1

 

Pertanyaan :

Assalamu’alaikum waroh matullahi wabarokatuh, Ustadz, saya mau tanya : Saya pernah membaca dalam sebuah media tentang kumpulan kelompok sesat yang menyebar di kalangan kita, salah satunya adalah Hizbut Tahrir (HT). Apakah itu benar ustadz? (sebab saya punya teman kuliah yang ikut HT. Dan saya mau diajak di dalamnya). Terus terang saya sempat bingung, kalau memang sesat, kenapa keyakinan untuk mendirikan daulah islamiyah begitu kuat?

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh

Muhammad Erwanto

Email : r_one@kafegaul.com

 

 

Jawab :

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by pada Juni 7, 2008 in HIZBU TAHRIR (HT)

 

Nasehat Untuk Kelompok Hizbut Tahrir

SURAT BUAT KELOMPOK-KELOMPOK DAKWAH1

Oleh : Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu

Agama Adalah Nasehat

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Agama adalah nasehat, kami (para sahabat) bertanya : Untuk siapa wahai Rasulullah ? Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab : Untuk Allah, Kitab-Naya, Rasul-Nya, dan untuk para pemimpin kaum muslimin dan orang-orang muslim”. (HR.Muslim).

Sabagai aplikasi sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam di atas, maka saya ingin menyampaikan nasehat kepada seluruh kelompok dakwah islam, agar senantiasa berpegang teguh dengan al-Qur’an dan hadits-hadits yang shahih berdasarkan pemahaman para ulama salaf, seperti : para sahabat, tabi’in, pata imam mujtahidin dan orang-orang yang senantiasa meniti jejak mereka.

Kepada Hizbut Tahrir

1. Wasiat saya kepada mereka, agar menegakkan hokum islam dan ajarannya pada diri-diri mereka, sebelum menuntut orang lain untuk menegakannya. Sekitar 20 tahun yang lalu, pernah ada 2 orang pemuda dari mereka yang mengunjungiku di Syiria, dalam keadaan sicukur jenggotnya. Dari keduanya tercium bau rokok, dan meminta kepadaku diskusi dan bergabung dengan mereka. Maka saya katakana kepada mereka, kalian mencukur jenggot dan menghisap rokok, padahal keduannya adalah haram menurut syariat. Dan kalian juga membolehkan jabat tangan dengan lawan jenis (yang bukan mahramnya –ed), padahal Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Dituduknya jarum dari besi pada kepala seorang diantara kalian itu lebih baik dari pada menyentuh perembuan yang tidak halal baginya.” (HR.Thabrani).Kedua pemuda tersebut berkata : Diriwayatkan dalam shahih bukhari, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berjabat tangan dengan wanita ketika baiat ?. Maka saya katakana : Tolong besok datangkan kepadaku haditsnya. Maka setelah itu keduannya perdi dan tidak kembali lagi, karena keduanya berbohong. Karena Imam Bukhari sama sekali tidak menyebutkan yang demikian, tapi hanya menyebutkan baiat kepada para wanita dengan tanpa jabat tangan. Tapi sungguh aneh sebagian Ikhwanul Muslimin –juga- membolehkan jabat tangan dengan lawan jenis (yang bukan mahramnya –ed). Seperti syaikh Muhamad al-Ghazali dan Yusuf al-Qardhawi sebagaimana yang saya katakan ketika saya berdialog dengannya. Dia berdalih dengan hadits seorang budak yang menarik tangan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam agar memenuhi kebutuhannya. (HR.Bukhari). Saya katakan : Cara pengambilan dalilnya tidak benar, karena Jariyah (budak perempuan) ketika menarik Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak menyentuh tangannya tapi hanya menyentuh lengan baju yang ada ditangannya Karena ‘Asyah berkata :”Sekali-kali tidak, demi Allah “Tangan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah menyentuh tangan perempuan sedikitpun dalam baiat. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah membaiat mereka (para wanita) kecuali dengan ucapannya : Sungguh saya telah membaiat kamu atas yang demikian itu.” (HR.Bukhari). Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Sesungguhnya saya tidak pernah berjabatan tangan dengan perempuan.” (HR.Tirmidzi dan beliau berkata : hadits ini hasan shahih)

2. Saya pernah mendengan ceramah seorang syaikh dari Hizbut Tahrir di Yordania yang membahas tentang para pemimpin yang tidak berhukum dengan dengan hokum Allah. Akan tetapi, takkala saya mendatangi rumahnya, mertuannya mengadu tentang dia kepadaku sambil mengatakan : Sesungguhnya syaikh tadi telah memukul istrinya sampai mengenai matanya dan membekas. Maka saya katakanan kepadanya (syaikh) : Sesungguhnya kamu menuntut para pemimpin untuk menegakkan syariat Allah, tetapi kamu tidak menegakkan syariat dalam rumahmua, apakah benar bahwa engkau telah memukul istrimu sampai mengenai matanya ? maka ia menjawab : Iya, betul tapi hanya pukulan ringan dengan gelas teh.!!. Maka saya katakana ke padanya : Praktekkanlah Islam pada dirimu dulu, kemudian setelah itu tuntutlah orang lain untuk mempraktekkannya. Karena Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanaya, apa hak istri atas suami ? beliau menjawab : “Engkau memberinya makan apabila engkau makan, memberi baju apabila engkau mamakai baju, jangan memukul wajah, jangan menjelek-jelekannya dan jangan engkau menghajr (pisah ranjang) kecuali didalam rumah.” (Hadits shahih riwayat al-arba’ah : Abu Daud, Tirmidzi, Nasa’I fan Ibnu Majah). Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Apabila seseorang diantara kalian memukul budaknya hendaklah ia menjauhi wajah”. (Hadits hasan riwayat Abu Daud).

Nasihat umum kepada seluruh kelompok

Saya sekarang sudah tua renta, umur saya sekarang telah mencapai 70 tahun, dan saya mengharapkan kebaikan bagi semua kelompok, oleh karena itu untuk mengamalkan hadits nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam “Agama itu nasehat”, saya ingin menyampaikan bebrapa nasehat ini :

1. Agar semua kelompok berpegang teguh dengan al-Qur’an dan sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai bentuk ketaatan terhadap firman Allah : “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan jangan kamu bercerai-berai..”(QS.Ali Imran : 103). Dan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam : “Telah saya tinggalkan kepada kalian dua perkara, selama kalian berpegang teguh dengan kedudukannya, maka tidak akan tersesat, yaitu (kitabullah al-Qur’an dan sunnah Nabinya Shallallahu ‘alaihi wa sallam).” (HR.Malik dan dishahihkan oleh al-Albani dalam Shahihul Jami).

2. Apabila jama’ah-jama’ah yang ada berselisih, hendaknya mereka kembali kepada al-Qur’an fan hadits serta amalan para sahabat, Allah ta’ala berfirman : “Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Qur’an) dan Rasul (sunnahnya), jika kemu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya,”(QS.An-Nisa : 59). Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Wajib bagi kalian untuk berpegang dengan sunnahku dan sunnahnya para Khulafaur Rasyidin yang mendapat petunjuk, berpegang teguhlah dengannya.” (Hadits shohih riwayat Imam Ahmad).

3. Hendaklah mereka memperhatikan dakwah tauhid yang menjadi prioritas dan pusat perhatian al-Qur’an. Dan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memulai dakwahnya kepada tauhid dan memerintahkan para sahabatnya agar memulai dengannya.

4. Sesungguhnya saya telah masuk dan bergaul dengan kelompok-kelompok dakwah islam, dan saya lihat bahwa dakwah salafiyahlah yang konsisten dengan al-Qur’an dan sunnah menurut pemahaman salafus shaleh, yaitu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam para sahabatnya dan para tabiin. Dengan sungguh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memberi isyarat tentang kelompok tang satu ini dalam sabdanya : “Ketahuilah bahwasanya orang-orang sebelum kamu dari ahlikitab berpecah belah menjadi tujuh puluh dua golongan, dan umat ini akan berpecah belah menjadi tujuh puluh tiga golongan, tujuh puluh dua di dalam neraka dan yang satu di surga yaitu al-Jama’ah.” (HR.Ahmad dan dinyatakan holeh al-Hafidz Ibnu Hajar). “Semua di dalam neraka kecuali satu yaitu apa yang saya dan para sahabatku ada diatasnya.” (HR.Tirmidzi dan dihasankan oleh al-Albani). Dalam hadits diatas Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan kepada kita, bahwasanya orang yahudi dan nasrani berpecah belah menjadi lebih banyak dari mereka, dan kelompok-kelompok yang banyak ini terancap masuk neraka, karena menyimpangnya dan jatuhnya dari kitab Allah dan sunnah Nabi-Nya. Dan bawasanya hanya satu kelompok yang selamat dari neraka dan masuk surga, yaitu al-Jama’ah (kelompok yang berpegang teguh dengan al-Qur’an dan sunnah serta amalan para sahabat). Keistimewaan dakwah salafiyah adalah dakwah kepada tauhid, memerangi syirik, mengetahui hadits-hadits yang shahih dan memperingatkan umat dari hadits yang dha’if (lemah) dan maudhu’ (palsu), serta memahami hokum-hukum syariat dengan dalil-dalilnya. Dan ini sungguh sangat penting bagi setiap muslim. Oleh karena itu, saya menasehati seluruh saudara-saudaraku kaum muslimin, agar senantiasa konsisten dengan dakwah salafiyah, karena dakwah tersebut adalah dakwah yang selamat dan kelompok yang mendapat pertolongan. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Akan senantiasa ada dari umatku satu kelompok yang tanpak diatas kebenaran, tidak memudharatkan mereka orang yang menghinakan mereka sampai dating urusan Allah.” (HR.Muslim). Midah-midahan Allah menjadikan kit ate rmasuk kelompok yang selamat dan mendapat pertolongan.

____________________

Note:

1. Dialihbahasakan oleh Abdurrahman Hadi Lc. Dari kitab “Kaifa Ihtadaitu ila at-Tauhid wa ash-Shiratil Mustaqim”

[Disalin dari majalah Adz-Dzakhiirah Vol.6 No.6 Edisi 38 - 1429H]

 
Leave a comment

Posted by pada Mei 12, 2008 in HIZBU TAHRIR (HT)

 

HIZBUT TAHRIR NEO-MU’TAZILAH

Oleh : Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani

Dihadapan saya ada dua pertanyaan. keduanya bertemu pada satu titik. Yaitu tentang Hizbut Tahrir.

Pertanyaaan Pertama :
Saya telah membaca tentang Hizbut Tahrir dan saya mengagumi banyak pemikiran mereka. Kami menginginkan agar anda menerangkan atau memberi faidah kepada kami tentang sekelumit kelompok ini?

Pertanyaan Kedua:
Berbicara sekitar persoalan diatas, tetapi penanya meminta kepada saya penjelasan yang luas tentang Hizbut Tahrir. Tujuan-tujuan serta pemikiran-pemikirannya. Apakah dia menyimpang dalam hal aqidah ?

Sebagai jawaban dari dua pertanyaan ini , saya katakan:
Sesungguhnya kelompok atau perkumpulan Islam mana saja yang tidak tegak diatas kitab Allah dan sunnah Rasul-Nya shallallahu alaihi wassalam serta diatas manhaj salafus shalih tentu ia dalam kesesatan yang nyata! tidak diragukan lagi, bahwa kelompok mana saja yang tidak tegak diatas tiga sumber ini akhirnya hanyalah kerugian belaka. Sekalipun sangat ikhlas ia dalam dakwahnya.

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by pada Februari 12, 2008 in HIZBU TAHRIR (HT)

 

Hizbut Tahrir

 HTIa

Oleh : Abu Ihsan Al Atsary

Hizbut Tahrir adalah suatu nama bagi gerakan dakwah yang didirikan oleh Taqyyuddin An-Nabahani. Dia telah menulis sebuah buku yang berjudul Nizhom Al-Islam yang telah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dengan judul Peraturan Hidup Dalam Islam yang diterbitkan oleh Pustaka Thariqul Izzah. Gerakan ini berpusat di Yordania dan terus berkembang hingga kepenjuru dunia termasuk Indonesia. Di Indonesia, gerakan ini berpusat di Bogor. Tokoh mereka sekarang yang sering datang di Bogor adalah Abdurrohman Al-Bagdadi. Di bogor, pusat kegiatan mereka di Perguruan Tinggi IPB (Institut Pertanian Bogor). Sehingga banyak sekali alumni IPB yang menjadi da’i-da’i gerakan dakwah ini. Gerakan ini dinilai oleh Syaikh Al-Albani sebagai gerakan yang terpengaruh oleh Mu’tazilah, karena sama-sama menempatkan akal lebih dari yang semestinya. Sehingga mereka dikenal dengan julukan Neo Mu’tazilah (mu’tazilah gaya baru). Berikut sekilas tentang Hizbut Tahrir

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by pada Desember 10, 2007 in HIZBU TAHRIR (HT)

 
 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 91 pengikut lainnya.