RSS

Arsip Bulanan: Mei 2017

MEMAKAI CELANA PANTALON MASIH DIRAGUKAN KESALAFIANNYA ?

Oleh Ustadz Aris Munandar

Berikut ini adalah kutipan dari perkataan Ibnu Utsaimin tentang hukum memakai celana pantalon yang jika dipakai menurut sebagian kalangan bisa menyebabkan seorang ustadz salafi diragukan kesalafiannya.

Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin -rahimahullah- berkata,

هل مثلا إذا شاع هذا اللباس الذي للأعاجم و الكفار بين الأعاجم و شاع بين المسلمين, هل نقول: إن الكراهة تبقي أو نقول انقلب الزي الآن إلي زي مشترك؟ الثاني لأن هذا الذي نص عليه الإمام مالك و غيره.

“Misalnya suatu model pakaian yang semula tersebar luas dikalangan orang-orang lantas tersebar luas di tengah-tengah kaum muslimin apakah kita katakan bahwa hukum memakai model pakaian tersebut tetap terlarang ataukah diperbolehkan karena model pakaian tersebut telah menjadi milik bersama baik muslim ataupun orang kafir?

Jawaban yang tepat adalah pilihan yang kedua. Inilah kaedah dalam tasyabbuh orang kafir yang ditegaskan oleh Imam Malik dan yang lainnya.

و من ذلك البنطلون. البنطلون في كثير من البلاد الإسلامية لا يستعمل إلا هذا. فلا نقول إنه من زي المجوس أو المشركين إو العجم الآن لأنه أصبح مشتركا. لكن لو أن الإنسان لبسه في بلاد لم يعتادوه دخل في نوع آخر من مكروهات اللباس و هو الشهرة فينهي عنه لذلك.

Termasuk dalam kaedah di atas adalah celana pantalon. Di berbagai negeri Islam penduduknya hanya memakai celana pantalon. Oleh karena, kita tidak berani mengatakan bahwa celana pantalon itu celana Majusi atau celana orang-orang musyrik karena celana pantalon sekarang telah berubah menjadi model pakaian milik semua umat manusia.

Akan tetapi jika ada orang yang memakai celana pantalon di sebuah negara yang penduduknya tidak lazim memakai celana pantalon maka orang tersebut telah melakukan hal yang makruh dalam berpakaian yaitu model pakaian yang menyebabkan popularitas. Oleh karena orang tersebut dilarang untuk memakai celana pantalon karena alasan tersebut”.

Perkataan Ibnu Utsaimin di atas saya jumpai di Iqtidha’ as Shirat al Mustaqim terbitan Dar al Aqidah Iskandariah tahun 2006 hal 177 yang memuat catatan-catatan yang disampaikan oleh Ibnu Utsaimin ketika mengajarkan buku tersebut.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Mei 9, 2017 in ZZ..INFO LAIN ..ZZ

 
 
%d blogger menyukai ini: